Mata Dunia

Blog ini akan membuka mata anda mengenai keadaan dunia kita dan segala aspek di dalamnya.

Rasanya kata-kata ini sudah tidak asing bagi kita lagi, terlebih dengan hal-hal yang kita rasakan sendiri seperti betapa panasnya sinar matahari siang yang membakar kulit kita, ketidak teraturan iklim di bumi ini lagi, banyaknya bencana alam, itu semua tidak lepas dari dampak-dampak yang disebabkan oleh pemanasan global. suhu bumi mengalami peningkatan yang cukup besar sehingga bisa mencairkan es di kutub utara dan selatan
Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang emisi karbon terbesar di dunia, bukan karena banyaknya industri tapi melainkan karena kebakaran hutan yang tidak lain adalah kesalahan manusia sendiri yang tidak bertanggung jawab setelah melakukan eksploitasi di hutan lalu membiarkannya begitu saja tanpa di tanam ulang, akhirnya lahan menjadi kering dan mudah terbakar asap dari kebakaran hutan tersebutlah yang mengandung banyak karbon apalagi jika yang terbakar adalah lahan gambut      asap dari kebakaran hutan gambut ini sangat tebal dan mengganggu aktifitas warga sekitar bahkan sampai ke negara tetangga  





 berikut ini adalah upaya yang bisa kita lakukan untuk mengatasi pemanasan global yang dapat kita mulai dari lingkungan sekitar kita  :

1. Membatasi emisi CO2


2. Penggunaan minyak bumi secara efisien
Emisi CO2 dapat dikurangi jika mobil-mobil bisa lebih hemat bahan bakar. Para ilmuwan dan insinyur telah bekerja untuk menciptakan mesin yang hemat bahan bakar. Penemuan-penemuan telah mengembangkan alat untuk menggantikan mesin pembakaran atau menggunakan mesin yang lebih kecil. Sebuah mobil dengan tenaga batery listrik telah memasuki pasar, tetapi masih dilengkapi dengan mesin kecil berbahan bakar minyak. Bahan bakar sel yakni sebuah alat yang mampu merubah energi kimia menjadi energi listrik bisa dikembangkan untuk mobil-mobil di masa depan. Menyembunyikan karbon dapt dilakukan dengan dua cara:
1. Di bawah tanah atau penyimpanan air tanah
Bawah tanah atau air bawah tanah bisa digunakan untuk menyuntikkan emisi CO2 ke dalam lapisan bumi atau ke dalam lautan. Lapisan bumi yang dapat digunakan adalah penyimpanan alami minyak dan gas bumi di tambang-tambang minyak. Dengan memompakan Co2 kedalam tempat-tempat penyimpanan minyak di perut bumi akan membantu mempermudah pengambilan minyak atau gas yang masih tersisa. Hal ini bisa menutupi biaya penyembunyian karbon. Lapisan garam dan batubara yang dalam juga bisa menyembunyikan karbon dioksida.
Lautan juga dapat menyimpan banyak karbon dioksida, tetapi para ilmuwan belum dapat menetapkan pengaruhnya terhapad lingkungan hidup di dalam laut.




2. Penyimpanan di dalam tanaman hidup
Tumbuhan hijau menyerap Co2 dari udara untuk tumbuh. Kombinasi karbon dari CO2 dengan hidrogen diperlukan untuk membentuk gula sederhana yang disimpan di dalam jaringan. Setelah tanaman mati maka tubuhnya akan terurai dan melepaskan CO2. Ekosistem dengan tumbuh-tumbuhan yang berlimpah seperti hutan atau perkebunan dapat menahan lebih banyak karbon, tetapi generasi manusia yang akan datang harus tetap menjaga ekosistem agar tetap utuh, jika tidak maka karbon yang disimpan dalam tanaman akan lepas kembali ke atmosfer.

0 komentar:

Posting Komentar